MTs Darul Ulum Palangka Raya Gelar Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Kurikulum Merdeka Pendekatan Deep Learning

Mukhlis Padilah, S.Pd.I

Penulis Berita

MTs Darul Ulum Palangka Raya Gelar Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Kurikulum Merdeka Pendekatan Deep Learning
Palangka Raya – MTs Darul Ulum Palangka Raya melaksanakan kegiatan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Kurikulum Merdeka dengan pendekatan Deep Learning pada Sabtu, 14 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang kelas MTs Darul Ulum Palangka Raya mulai pukul 07.00 WIB hingga 12.30 WIB.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pendidik dalam menerapkan kurikulum terbaru yang menekankan pada pembelajaran yang lebih bermakna, mendalam, serta mengedepankan nilai-nilai cinta dalam pendidikan.

Acara dibuka dengan sambutan oleh Kepala Madrasah MTs Darul Ulum Palangka Raya, H. Samsuri, S.Ag. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya guru terus beradaptasi dengan perkembangan pendidikan serta membangun suasana belajar yang lebih humanis dan menyenangkan bagi peserta didik.

“Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan pendekatan deep learning merupakan langkah strategis untuk menciptakan pembelajaran yang bukan hanya mengejar hasil akademik, tetapi juga membentuk karakter peserta didik yang berakhlak, peduli, dan berempati,” ujar beliau.

Sebagai pemateri utama, hadir Pengawas Pembina MTs Darul Ulum Palangka Raya, Ibu Yuli Sukowati, M.Pd. Beliau memberikan pemaparan mengenai konsep dasar Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), strategi penerapannya di lingkungan madrasah, serta penguatan Kurikulum Merdeka melalui pendekatan deep learning yang menekankan pemahaman mendalam, pembelajaran kontekstual, dan keterlibatan aktif peserta didik.

Dalam penyampaian materinya, Ibu Yuli Sukowati juga mengajak para guru untuk mengembangkan metode pembelajaran yang kreatif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik, serta membangun hubungan positif antara guru dan siswa sebagai bagian penting dalam keberhasilan pembelajaran.

Kegiatan berlangsung dengan antusias, disertai sesi diskusi dan tanya jawab yang interaktif. Para guru mendapatkan wawasan baru dalam merancang pembelajaran yang lebih efektif dan berorientasi pada penguatan karakter.

Melalui kegiatan ini, MTs Darul Ulum Palangka Raya berharap seluruh pendidik mampu menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta dan Kurikulum Merdeka secara optimal, sehingga dapat menciptakan proses pembelajaran yang lebih bermakna serta menghasilkan generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan berakhlakul karimah.